Home >Unlabelled > Mengunjungi Kampung Halaman Almarhum Ayah
Mengunjungi Kampung Halaman Almarhum Ayah
Posted on Sabtu, 14 November 2015 by Admin Indowarta
“Kids go where there is excitement. They stay where there is love. – Anak kecil cenderung mendatangi tempat yang menyenangkan. Mereka akan memilih tinggal di tempat yang dipenuhi oleh cinta.” ~ Zig Ziglar
Kilas balik tentang negeri di daratan Cina 200 tahun lalu masih identik dengan kehidupan yang serba sulit. Banyak anak muda terpaksa meninggalkan kampung halaman berlayar menuju Asia Tenggara untuk mencari nafkah hidup. Tak jarang mereka berganti kewarganegaan dan berperan cukup penting di berbagai bidang di negara yang disinggahi.
Ayah saya adalah salah satu di antara perantau tersebut. Beliau meninggalkan kampung halaman di Pulau Hainan menuju Malaysia. Dengan kerja keras ayah merintis usaha, menabung, sampai kemudian memiliki keluarga, sumber penghasilan dan jabatan cukup penting di sebuah kota kecil di Malaysia. Saya masih ingat, ayah selalu menyisihkan sebagian kecil dari penghasilan tiap bulan untuk adik dan ibunya di Cina.
Itu semua menunjukkan bukti cinta ayah kepada keluarganya. Walaupun keinginan untuk tinggal bersama adik dan ibunya harus kandas karena hubungan diplomatis kedua negara belum memungkinkan. Tetapi ayah berusaha menemui keluarganya, dan baru dapat bertemu adi
... baca selengkapnya di Mengunjungi Kampung Halaman Almarhum Ayah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Statistik Hari Ini
Populer
-
Ada pendapat yang mengatakan sukses adalah sebuah perjalanan. Ada juga pendapat lain yang mengatakan, bila Anda sukses maka Anda pasti baha...
-
Namaku Nur, Aku mempunyai Sahabat yang bernama Aini, Kita bersahabat dari kita kecil, semua rasa sudah kita lalui bersama, manis, pahit hidu...
-
Oleh: Herry Prasetyo Hari-hari terakhir ini, kita disibukkan dengan perhatian terhadap teror. Banyak hal diperbincangkan, dianalisis, dikup...
Artikel Terkait
Arsip
-
▼
2015
(19)
-
▼
November
(10)
- Latihan 1.500 Kali
- Aku Pernah Datang dan Aku Sangat Patuh
- Teater Nahkoda
- Memperbaiki Boneka
- Mengunjungi Kampung Halaman Almarhum Ayah
- Kesederhanaan Sebuah Cita-Cita
- Wiro Sableng #70 : Ki Ageng Tunggul Akhirat
- Wiro Sableng #125 : Senandung Kematian
- Keuntungan dari Kompetisi Sepakbola Dunia di Jerman
- Sukses Dengan Bertindak Cepat
-
▼
November
(10)
